Sabtu, 25 Januari 2014

Videografi Proses Sertifikasi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat

Lembaga Sertifikasi Profesi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (LSP-FPM) telah merilis videografi tentang proses sertifikasi FPM. Bagi teman-teman yang ingin melihat tayangan videogafi tersebut bisa dilihat di sini.

Kamis, 16 Januari 2014

Sambutan Ketua DPN IPPMI 2013-2016

“Ikatan      Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (IPPMI), merupakan wadah organisasi   dan forum komunikasi bagi para pelaku pemberdayaan masyarakat   yang tersebar di seluruh Indonesia”
Pemberdayaan masyarakat sebagai suatu proses yang membangun manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku masyarakat, dan pengorganisasian masyarakat. Dari hal tersebut terlihat ada 3 tujuan utama dalam pemberdayaan masyarakat yaitu mengembangkan kemampuan masyarakat, mengubah perilaku masyarakat, dan mengorganisir diri masyarakat, oleh karenanya Pelaku pemberdayaan Masyarakat dan Fasilitator sebagai pendamping masyarakat mempunyai peranan penting sejalan dengan berkembangnya program pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat di Indonesia.

TENTANG LSP FPM

Lembaga Sertifikasi Profesi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (LSP FPM) merupakan amanah dan kesepakatan para pemangku kepentingan yang telah dirintis sejak tahun 2008. para pemangku kepentingan tersebut diantaranya adalah Pengelola Program Pemberdayaan Masyarakat, terdiri dari unsur pemerintahan yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPPMI

Bagi anggota dan calon anggota IPPMI yang ingin mempelajari organisasi ini lebih dalam lagi, silakan untuk unduh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Ikatan Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (IPPMI) di sini.

Senin, 30 Desember 2013

Menyiapkan Portofolio

     Perkara portofolio untuk persiapan sertifikasi ternyata  bukan perkara yang mudah, paling tidak hal itu juga dirasakan temen kita ketika membaca penjelasan dan kriteria portofolio yang dikirimkan IPPMI Kalbar kepada temen-temen beberapa waktu yang lalu. Dokumen-dokumen yang perlu disiapkan memang terbilang cukup banyak, mungkin itulah yang menjadi tantangan kita bersama untuk menuju standarisasi kompetensi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (FPM).

Sabtu, 28 Desember 2013

DAFTAR NAMA CALON ANGGOTA IPPMI YANG DIAJUKAN UNTUK DITERBITKAN KTA

Berdasarkan hasil penyerahan permohonan pendaftaran calon anggota IPPMI yang sudah diterima DPD IPPMI Kalbar, dengan ini disampaikan daftar calon anggota IPPMI Kalbar yang diajukan kepada DPN IPPMI untuk diterbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA), yaitu :

Minggu, 22 Desember 2013

Standarisasi Kompetensi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat: Dari Relawan ke Profesi

Babak baru bagi Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat, karena sekarang sudah diakui menjadi profesi. Dengan demikian fasilitator pemberdayaan masyarakat (FPM) secara profesi dapat bersanding dengan profesi lain seperti dokter, advocate dll. Saat ini setidaknya 30.000 fasilitator PNPM Mandiri di tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten dan propinsi serta nasional sekarang sedang menunggu untuk disertifikasi. Tantangan Lembaga Sertifikasi Profesi FPM berarti tantangan buat semua pelaku pemberdayaan masyarakat.